Dandalam makalah ini akan membahas mengenai Teknologi Pendidikan tentang Menciptakan (creating) Teknologi Pendidikan dan Penerapannya pada pendidikan Agama Islam. Dapat dikatakan bahwa tidak ada orang yang dapat menghindar dari pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), IPTEK bukan saja dirasakan individu, akan tetapi Globalisasijuga dapat memengaruhi pola perilaku serta cara berpikir anak bangsa dalam memandang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sebab, globalisasi di dalamnya juga melekat proses transformasi sistem nilai yang tidak akan pernah dapat dibendung, dan akan terus belanjut sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. C kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. D. melemahnya ideologi negara. E. tumbuhnya persaiangan atau pasar bebas. Jawaban: A. B. Soal Essay Sosiologi Kelas 12 Bab 2 Permasalahan Sosial dalam Arus Globalisasi. 1. Temukan di sumber belajar dan tuliskan definisi-definisi mengenai globalisasi dari para ahli! Jawaban: a. 1406/2021 Halo sobat, Hari ini kita kan membahas tentang Globalisasi adalah- Pengertian, Teori dan Karakteristik. Sebuah fenomena yang tengah terjadi di seluruh dunia sampai saat ini. Globalisasi didorong oleh kemajuan teknologi dan kemajuan ilmu pengetahuan yang mewajibkan setiap orang berinteraksi dapat berinteraksi dengan dunia luar. Vay Tiền Online Chuyển Khoản Ngay. Diskusikan mengenai perkembangan dari globalisasi ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang berikut! a. informasi dan komunikasi b. ekonomi dan industri c. sosial budaya d. pendidikan Jawaban • bidang informasi dan komunikasi. Globalisasi iptek saat ini telah menghasilkan media sosial yang kian lengkap dan menarik fiturnya dan dapat mendukung peningkatan percepatan informasi serat kemudahan dalam pembagian dan koordinasi pekerjaan yang lebih efektif dan efisien dalam lingkup yang lebih luas saat harus bekerja diluar kantor. Namun sisi negatifnya, persebaran info hoaks yang menyesatkan masyarakat luas juga kian meningkat. • bidang ekonomi dan industri. Iptek telah memungkinkan munculnya industri baru dan meningkatkan kemudahan transaksi ekonomi secara digital yang cepat dan tepat. Bisnis berbasis daring kian menjamur dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tetapi sisi negatifnya, globalisasi iptek juga memudahkan pencurian atau peretasan aset pribadi/ korporasi • bidang sosial budaya. Iptek memudahkan pengenalan dan pembelajaran budaya lain untuk meningkatkan peradaban. Selain itu kreatifitas mudah digali dan diinisiasi dengan berbagai sumber. Dampak negatifnya, budaya ingin serba instan kian merebak dikalangan masyarakt modern dan memunculkan fenomena sosial baru seperti kecenderungan tak bijak dalam memberikan akses sosial terhadap ranah pribadi. • bidang pendidikan. Iptek sebenarnya dapat membantu mewujudkan pemerataan pendidikan dengan memudahkan transfer ilmu dan pengetahuan. Berbagai kursus dan kuliah kini dapat dilakukan secara daring. 419 total views, 2 views today Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. PENDAHULUANGlobalisasi telah membawa dampak yang signifikan bagi seluruh aspek kehidupan manusia tanpa terkecuali. Globalisasi juga membawa manusia ke peradaban teknologi informasi yang lebih maju dan bisa dikatakan tidak terkendali atas kemajuannya. Perkembangan teknologi tersebut memberikan pengaruh terhadap gaya hidup dan pola pikir manusia tak terkecuali dalam hal literasi. Namun, globalisasi juga menciptakan dinamika dalam kehidupan sosial manusia dan menciptakan peluang juga tantangan dalam mengembangkan literasi di era digital ini. Perkembangan teknologi dan terciptanya masyarakat global memudahkan informasi tersampaikan dan tersebar dalam hitungan sepersekian detik. Informasi yang tersebar semakin kompleks dan terus berkembang sehingga kesadaran literasi di era digital menjadi pembahasan yang penting. Disamping itu, moral yang perlu diterapkan dalam menghadapi tantangan teknologi informasi ini juga harus seimbang. Hal yang kemudian diperlukan untuk menjawab tantangan ini adalah dengan menerapkan pendekatan yang tepat untuk meningkatkan kesadaran literasi di era digital yang terdampak oleh globalisasi. Tulisan ini akan membahas bagaimana konsep aksiologi memberikan peran untuk literasi di era digital ini. Konsep aksiologi dalam filsafat ilmu dapat dijadikan pilihan sebagai pendekatan yang mampu mengatasi fenomena ini. Konsep aksiologi dapat membantu dalam proses pembentukan nilai nilai yang digunakan sebagai landasan kesadaran literasi di era digital. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menganalisis peran aksiologi dalam meningkatkan kesadaran literasi di era digital dan untuk mengeksplorasi cara pengembangan kesadaran literasi di era digital dengan memperhatikan aspek aksiologi dan yang akan digunakan oleh penulis adalah kualitatif, dengan cara mengumpulkan sumber bacaan berupa jurnal, buku, artikel ilmiah, dan sumber informasi terpercaya lainnya. Data tersebut akan dikumpulkan dan dianalisis dengan pendekatan kualitatif deskriptif agar dapat menampilkan temuan dari analisis tersebut dan menghasilkan temuan yang akurat serta bisa AKSIOLOGI DAN LITERASIAksiologi adalah cabang filsafat ilmu yang mempelajari ihwal bagaimana manusia menggunakan pengetahuannya Vardiansyah 2008. Hal yang sebenarnya ingin dicapai oleh aksiologi sendiri adalah suatu manfaat yang terdapat dalam ilmu pengetahuan. Aksiologi ini kaitannya dengan teori nilai dalam pengetahuan yang didapat Adib 2011. Dua komponen mendasar yang menjadi pembahasan dalam aksiologi adalah tentang etika dan estetika. Etika merupakan cabang dari filsafat aksiologi yang mengkaji tentang moral sehingga hal yang menjadi pembahasan utama etika berkaitan dengan perilaku, adat istiadat, dan norma manusia dalam suatu komunitas. Estetika merupakan studi manusia tentang keindahan. Keindahan yang dimaksudkan adalah tentang harmonisasi dan keselarasan satu kesatuan yang dalam kajian ilmu filsafat memiliki banyak kegunaan namun dibedakan menjadi dua fungsi. Pertama, fungsi teoritis, aksiologi mempunyai fungsi yang bersifat teori. Hal ini berhubungan dengan materi pembelajaran dalam ilmu pendidikan seperti buku dan ensiklopedia. Fungsi ini diperuntukkan agar manusia memiliki etika serta estetika ketika menilai sesuatu dan manusia bisa mendapatkan ilmu pengetahuan yang luas serta bermanfaat bagi dirinya dan orang lain. Kedua, fungsi praktis, lebih berorientasi pada praktik dan penerapan dari pemahaman yang telah didapat. Praktik yang dilakukan ini dapat membentuk interaksi di lingkup adalah rangkaian pembelajaran dalam bidang baca, tulis, dan menggunakan angka sepanjang hidup yang meliputi keterampilan literasi digital, literasi media, serta pendidikan untuk keberlanjutan, kewarganegaraan global, serta keterampilan untuk bekerja Unesco 2023. Secara singkat, literasi merupakan kemampuan melek aksara yang terdapat kemampuan untuk membaca, menulis, dan memahami ide ide visual. Dalam hal ini, aksiologi memiliki peran untuk meningkatkan literasi melalui penggunaan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, melalui aksiologi manusia bisa memetik nilai nilai etika dalam penggunaan ini, teknologi mempercepat pergerakan manusia sehingga hilang sekat antar manusia yang mana sesuai dengan konsep globalisasi. Informasi yang tersebar meliputi budaya, sosial, politik, hiburan, dan banyak hal. Informasi yang penyebarannya tidak dapat dikontrol ini menciptakan manusia yang lebih liberal dan individual sehingga banyak dari moral kehidupan yang mulai terkikis. Pada era digital, nilai nilai seperti integritas, tanggung jawab, dan kejujuran mulai terkikis dari dalam diri manusia padahal hal tersebut adalah hal yang krusial dalam membangun interaksi sosial. ERA DIGITAL DAN GLOBALISASIKetika mempelajari tentang globalisasi, kerap kali diibaratkan seperti orang buta yang sedang meraba gajah. Mereka tidak tahu entah itu bagian belalai atau ekornya karena cakupan pembahasan globalisasi yang selebu. Terlepas dari pernyataan tersebut, globalisasi kerap kali dikaitkan dengan perkembangan teknologi. Teknologi menjadi salah satu faktor pendorong globalisasi sebab manusia menjadi saling terkoneksi berkat kemajuan teknologi informasi dan komunikasi Giddens dan Sutton 2017. Kemajuan teknologi mengajak manusia bergerak lebih maju dan lebih globalisasi dan digitalisasi adalah era yang bisa memberikan dampak positif di era ini. Globalisasi telah membuka akses informasi dan literasi yang luas dari seluruh dunia. Hal ini seharusnya dapat meningkatkan tingkat literasi masyarakat dan rasa keinginan untuk memperluas wawasan serta ilmu pengetahuan. Disamping itu, globalisasi melalui teknologi juga memberi akses seseorang untuk berkarya dan berkolaborasi menggunakan platform digital sehingga orang dengan minat literasi yang sama dapat berkembang dan berproses dalam memperdalam minat teknologi informasi untuk meningkatkan kesadaran literasi di era digital sangat berkaitan dengan aksesibilitas, yang mana semua orang dapat mengakses informasi dari seluruh belahan dunia tak terkecuali. Pembelajaran digital sangat digaungkan di era ini karena dinilai lebih praktis dan efisien. Disamping itu, peran media sosial sangat tinggi, contohnya ketika berbagi konten yang dapat menyokong kebutuhan seseorang dalam mempelajari sesuatu dapat menciptakan efek domino yang mana masyarakat terinspirasi untuk meningkatkan literasinya. 1 2 Lihat Filsafat Selengkapnya Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Pendidikan dan Teknologi merupakan dua faktor yang paling sangat dibutuhkan. Karena sangat penting untuk suatu negara sebagai dasar dari pembangunan negaranya. Namun Pendidikan merupakan faktor utama untuk dapat mencapai kemakmuran suatu negara. Seiring berkembangnya teknologi dalam bidang pendidikan tidak dapat dilepaskan dari pengaruh arus globalisasi. Yang dimana globalisasi merupakan sebuah tantangan yang harus dihadapi dan dikontekskan pada keadaan yang ada pada masa kini. Kaitan antara globalisasi dan pendidikan menurut Giddens terletak didalam lahirnya suatu masyarakat baru yaitu “knowledge-based-society” yang merupakan anak kandung dari proses globalisasi. Karena globalisasi, ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat yang merupakan dasar dari globalisasi ekonomi dan politik di dunia ini. Namun demikian suatu “knowledge-based society” yang didasarkan kepada ilmu pengetahuan akan terus menerus berubah dan merupakan subyek untuk revisi. Hal ini memerlukan apa yang disebutnya sikap refleksif dari manusia yaitu kemampuan untuk merenungkan mengenai kehidupannya berdasarkan rasio. Untuk itu perlu sekali kita menyadari kepada mereka yang masih menganggap bahwa pendidikan itu tidak penting, agar mereka menjadi lebih terbuka dan mau menerima pendidikan sebagai kebutuhan utama yang harus di capai. Sehingga mengerti tentang pentingnya pendidikan pada usia ternyata seiring berkembangnya teknologi menyebabkan anak-anak lupa akan pendidikan. Mereka menjadi lebih sering bermain gadget dibandingkan belajar. Kemajuan teknologi yang disertai dengan semakin kencangnya arus globalisasi dunia juga bisa membawa dampak negatif bagi dunia pendidikan. Terutama untuk para pelajar, mereka menjadi malas dikarenakan saat ini sudah adanya game online dan sosial media yang menjadi pusat untuk bermain penggerak globalisasi seperti komputer, laptop, gadget, yang semua menggunakan internet dapat menyebabkan kecanduan bagi para pelajar maupun pengajarnya. Sehingga jika tidak menggunakan alat-alat tersebut, para pelajar akan menjadi bosan dan tidak bersemangat dalam proses pembelajarannya. Maka hal tersebut sampai saat ini sudah menjadi kebiasaan ataupun kecanduan dalam proses belar-mengajar yang sudah mengikuti perkembangan teknologi di era globalisasi ini. Dengan berkembangnya teknologi dan adanya internet, masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas sehingga mendorong untuk berpikir lebih maju. Namun internet pun selain bisa untuk mengakses informasi, juga bisa manghasilkan dampak negatif bagi para pelajar. Seperti mengetahui sesuatu namun belum pantas pada usianya. Berita ataupun vidio yang bersifat pada usia dewasa memang bisa diakses oleh siapapun. Apalagi saat ini banyak sekali barang-barang seperti alkohol dan narkoba yang ditawarkan melalui media internet. Hal ini sangat berbahaya bagi para pelajar, dikarenakan memang belum pantas pada usianya. Dan ini pun sangat mengganggu dalam dunia pendidikan. Penyebab buruknya pendidikan di era globalisasi ini terutama Negara Indonesia adalah dengan mahalnya biaya pendidikan, kualitas SDM yang rendah, serta fasilitas pendidikan yang kurang memadai. Faktor-faktor tersebut itulah yang mengakibatkan pendidikan tidak berjalan dengan lancar. Yang dibutuhkan Indonesia saat ini yaitu bagaimana cara untuk mengubahnya seperti pandangan, strategi, dan kepemimpinan. Tanpa itu semua negara kita tidak akan pernah beranjak dari transformasi yang terus berputar-putar ini. Dengan visi yang jelas, tahapan-tahapan yang jelas juga, dan komitmen semua pihak, serta kepemimpinan yang kuat kita bisa untuk mencapai itu semua dan merubah pendidikan Indonesia menjadi lebih baik untuk Teknologi terutama informasi dan komunikasi merupakan faktor pendukung utama dalam globalisasi. Globalisasi di bidang pendidikan yang dipadukan dengan kekayaan budaya bangsa. Teknologi informasi dan komunikasi sudah sangat berkembang pesat dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Oleh karena itu globalisasi tidak dapat dihindari kehadirannya, terutama dalam bidang pendidikan. Semoga Negara Indonesia di era globalisasi ini dalam bidang pendidikan bisa terus maju, berkembang dan semakin demokratis. Karena syarat mutlak kemajuan suatu bangsa salah satunya terletak pada sektor J. Soedjati Djiwandono. Menggagas Paradigma Baru Pendidikan, Yogyakarta Kanisius 2000 hal 103. Salim, Kalbin. 2014. PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN Oleh. Diambil dari URL Research GateOleh. Diakses pada 29 Oktober 2020. Lihat Pendidikan Selengkapnya Ilustrasi Dampak Positif Globalisasi di Bidang Budaya. Sumber UnsplashAdanya dampak positif globalisasi di bidang budaya dapat menjadi contoh bahwa globalisasi tidak hanya memberi pengaruh buruk pada dari buku Pendidikan Kewarganegaraan, globalisasi adalah proses yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan yang dampaknya berkelanjutan melampaui batas-batas kebangsaan dan globalisasi tentu memberi dampak pada sebuah negara, termasuk Indonesia. Salah satu dampak tersebut adalah dampak positif di bidang budaya. Apa saja?Dampak Positif Globalisasi di Bidang BudayaIlustrasi Dampak Positif Globalisasi di Bidang Budaya. Sumber UnsplashBerikut adalah berbagai dampak positif globalisasi di bidang budaya1. Ilmu Pengetahuan dan TeknologiDampak positif globalisasi di bidang budaya yang pertama adalah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan kemajuan tersebut, tentunya kehidupan sosial dan ekonomi bangsa menjadi lebih efektif, efisien, dan teknologi dan ilmu pengetahuan akan membuka peluang lebar bagi setiap negara untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan. Di samping itu, proses pemberian ilmu semakin efisien dan bisa terjadi global dalam waktu yang Tata NilaiAdanya perkembangan pengetahuan serta teknologi dapat mendukung berubahnya tata nilai maupun sikap masyarakat sehingga lebih dapat dengan mudah menerima nilai baru dengan sikap positif serta mengambil hal baik demi kebaikan dan kemajuan. Beberapa sikap positif tersebut, antara lain disiplin waktu, etos kerja, mandiri, sportivitas, rasional, dan masih banyak Kualitas HidupGlobalisasi juga membuat banyak negara mengenal kehidupan sosial maupun budaya dari negara lainnya. Tentunya, hal tersebut berdampak pada bidang pariwisata yang berkembang dan mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah hanya itu, globalisasi juga membuat jangkauan pasar lebih luas sehingga produksi dalam negeri dapat bersaing secara HAMDi era globalisasi, pemikiran orang maju cenderung terbuka dan mendukung penyelesaian kasus yang melanggar hak asasi manusia di seluruh konflik umumnya terjadi karena kepentingan salah satu pihak sehingga menyebabkan konflik yang memakan korban jiwa maupun tersebut mendorong jiwa solidaritas dari berbagai negara, baik negara maju maupun berkembang. Adanya solidaritas tersebut membuat setiap orang berhak hidup dia sekilas penjelasan mengenai dampak positif globalisasi di bidang budaya.LAU

diskusikan mengenai perkembangan dari globalisasi ilmu pengetahuan dan teknologi